Monthly Archive February 2017

Teruslah menjadi Mahasiswa FIS yang Berprestasi dan Bereputasi

[:id]mapres academy

“Teruslah menjadi Mahasiswa FIS yang berprestasi dan bereputasi”, hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) Drs Moh Solehatul Mustofa MA saat membuka kegiatan Gand Opening Mapres Academy FIS 2017 di Gedung C7 lantai 3 (20/2).

Hadir dalam acara adalah Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Wakil Dekan Bidang Umum  dan Keuangan FIS, Ketua Jurusan, Pembina Hima dan Pembina Karya Ilmiah di lingkungan FIS.

Mapres Academy (MA) FIS 2017 diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan prestasi Mahasiswa FIS untuk menyiapkan kompetisi Mahasiswa Berprestasi 2017.  Peserta berjumlah 40 mahasiswa FIS berasal  perwakilan jurusan (lima orang) dan melibatkan banyak orang untuk dapat menjadi tentor atau pengisi materi.

Seiring perjalanan, bidang kemahasiswaan FIS tiap tahun menuai prestasi yang terus meningkat dalam bidang akademik dan non akademik lainnya. Seperti halnya dalam pemilihan Mahasiswa Berprestasi setiap tahun mahasiswa FIS selalu menghasilkan prestasi yang menggembirakan. Mapres Academy FIS dikemas dalam bentuk persiapan kompetisi pemilihan mawapres, namun forum diskusi ini lebih menekankan pada loyal dan kreatifitas yang artinya mahasiswa FIS dituntut aktif dan akan diarahkan menjadi mahasiswa yang mampu berkontribusi bagi lingkungan sekitar karena ‘Mahasiswa Berprestasi’ memiliki makna luas, tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik atau non akademik saja, namun, mahasiswa yang mampu menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik juga dapat dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi yang unggul.[:]

MAPRES ACADEMY FIS 2017

[:id]Mawapres Academy (MA) FIS merupakan ajang pemilihan mapres mahasiswa FIS dalam rangka menyiapkan kompetisi Mahasiswa Berprestasi yang selalu ada di setiap tahunnya. Kegiatan ini ditujukan untuk  mahasiswa FIS perwakilan jurusan (lima orang) dan melibatkan banyak orang untuk dapat menjadi tentor atau pengisi materi. Mawapres Academy FIS dikemas dalam bentuk persiapan kompetisi pemilihan mawapres, namun forum diskusi ini lebih menekankan pada loyal dan kreatifitas yang artinya mahasiswa FIS dituntut aktif dan akan diarahkan menjadi mahasiswa yang mampu berkontribusi bagi lingkungan sekitar karena ‘Mahasiswa Berprestasi’ memiliki makna luas, tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik atau non akademik saja, namun, mahasiswa yang mampu menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik juga dapat dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi.

Acara ini akan diselenggarakan mulai tanggal 20 Februari s.d 2 Maret 2017 berlangsung di Gedung C7 dan Lingkungan kampus FIS UNNES.[:]

BEASISWA UNGGULAN KEMDIKBUD UNTUK S1, S2 DAN S3 TAHUN 2017

[:id]Diberitahukan kepada mahasiswa FIS Universitas Negeri Semarang, telah dibuka kembali Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2017 untuk S1, S2 dan S3. Sesuai Permendikbud nomor 95 tahun 2013 tentang Beasiswa Unggulan, maka beasiswa diberikan kepada putra-putri terbaik bangsa Indonesia. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi (MAPRES) terdiri dari Beasiswa Degree dan Beasiswa NonDegree. Beasiswa Degree adalah Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) yang ditujukan kepada:

  • Peraih medali/penghargaan olimpiade/kompetisi internasional  di bidang : sains, penelitian ilmiah, keterampilan, seni,  olah raga, dan bahasa yang dilaksanakan dan difasilitasi oleh Kemendikbud dan/atau oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
  • Masyarakat berprestasi tingkat nasional atau internasional di segala bidang dan umum (kecuali dosen)
  • Beasiswa Degree hanya diperuntukan untuk tujuan dalam negeri.

Beasiswa Non Degree adalah Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Kemendikbud) yang diperuntukan bagi masyarakat berprestasi (guru, tenaga kependidikan pada tingkat PAUD sampai SMA/SMK, pegiat budaya, seniman dan pegiat sosial kecuali dosen) untuk mengikuti program residensi, menjadi pembicara dalam workshop atau konferensi, utamanya bidang pendidikan dan kebudayaan. Program beasiswa ini bukan beasiswa bantuan riset studi. Pendaftaran beasiswa Non Degree dilakukan dengan cara mengirimkan berkas pendaftaran ke kantor sekretariat Beasiswa Unggulan.

Read More

Rektor Buka Raker FIS Tahun 2017

[:en] 

Bandungan (10/2) kegiatan Rapat Kerja FIS Tahun 2017 dibuka oleh Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang.

Kegiatan pembukaan semakin semarak karena diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UNNES, dan Mars FIS secara bersama-sama. Tampak kekompakkan dari segenap dosen dan tendik sahut menyahut mendendangkan lagu-lagu tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor setidaknya menyampaikan beberapa arahan, diantaranya: arahan tentang filosofi visi UNNES, arahan kepada dosen-dosen untuk segera memulai dan menyelesaikan program doktor, arahan kepada dosen-dosen di lingkungan FIS untuk rajin menulis serta dipublikasikan di jurnal nasional maupun internasional, dan arahan untuk merapatkan barisan mewujudkan FIS Peduli menuju UNNES Tahun Reputasi.

Kegiatan Raker FIS Tahun 2017 ini diselenggarakan di Hotel Amanda Hills, mulai hari Jumat-Sabtu, 10-11 Februari 2017. Peserta kegiatan meliputi Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Umum dan Kepegawaian, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Ketua Jurusan, Ketua Prodi, Sekretaris Jurusan, Kepala Laboratorium, Dosen, dan Tenaga Kependidikan di lingkungan FIS.

“Saya berharap kegiatan Rapat Kerja ini bisa semakin memantapkan program kerja kita, sehingga visi FIS Peduli menuju UNNES Tahun Reputasi”. Papar Mustofa, Dekan FIS UNNES.[:id]Bandungan (10/2) kegiatan Rapat Kerja FIS Tahun 2017 dibuka oleh Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. selaku Rektor Universitas Negeri Semarang.

Kegiatan pembukaan semakin semarak karena diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UNNES, dan Mars FIS secara bersama-sama. Tampak kekompakkan dari segenap dosen dan tendik sahut menyahut mendendangkan lagu-lagu tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor setidaknya menyampaikan beberapa arahan, diantaranya: arahan tentang filosofi visi UNNES, arahan kepada dosen-dosen untuk segera memulai dan menyelesaikan program doktor, arahan kepada dosen-dosen di lingkungan FIS untuk rajin menulis serta dipublikasikan di jurnal nasional maupun internasional, dan arahan untuk merapatkan barisan mewujudkan FIS Peduli menuju UNNES Tahun Reputasi.

Kegiatan Raker FIS Tahun 2017 ini diselenggarakan di Hotel Amanda Hills, mulai hari Jumat-Sabtu, 10-11 Februari 2017. Peserta kegiatan meliputi Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Wakil Dekan Bidang Umum dan Kepegawaian, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Ketua Jurusan, Ketua Prodi, Sekretaris Jurusan, Kepala Laboratorium, Dosen, dan Tenaga Kependidikan di lingkungan FIS.

“Saya berharap kegiatan Rapat Kerja ini bisa semakin memantapkan program kerja kita, sehingga visi FIS Peduli menuju UNNES Tahun Reputasi”. Papar Mustofa, Dekan FIS UNNES.

Ditulis oleh Didi Pramono[:]

Dr. Balraj Singh dan Dr. Lakhvir Singh (Punjabi University) Isi Materi Studium Generale di Fakultas Ilmu Sosial

[:en] 

Jumat (10/2) FIS menyelenggarakan Studium Generale dengan dosen tamu Dr. Balraj Singh (Assistant Professor, Department of History-Punjabi University) dan Dr. Laklvir Singh (Assistant Professor, Departmen of Social Work-Punjabi University). Kegiatan ini sekaligus sebagai follow up atas kunjungan jajaran pimpinan FIS di akhir tahun 2016 ke Punjabi University, India.

Masing-masing pembicara mengusung tema berbeda, Dr. Balraj berbicara tentang “Impact of the Indian Movement in Indonesia”. Dalam penjelasannya, Dr. Balraj menggunakan pendekatan historis dalam menguraikan panjang lebar tentang bagaimana pergerakan orang-orang India yang ada di Indonesia sejak masa perkembangan kerajaan Hindu-Budha, pergerakan kemerdekaan, hingga kondisi kekinian.

Dr. Balraj juga menjelaskan betapa saling terkaitnya perjuangan kemerdekaan yang dikumandangkan Soekarno Hatta di Indonesia dengan perjuangan kemerdekaan Gandhi di India. Setidaknya, perjuangan kemerdekaan di masing-masing negara saling menginspirasi satu sama lain.

Pembicara kedua, Dr. Laklvir Singh, berbicara tentang “Introduction of Social Work”. Dr. Laklvir lebih lanjut menjelaskan bahwa ‘social worker’ adalah seni dalam memberdayakan semua sumberdaya yang ada untuk saling membantu satu sama lain, maupun membantu diri sendiri dalam mengatasi permasalahan-permasalahan sosial dalam kehidupan sehari-hari dengan alasan kemanusiaan. Di India, pionir dalam penyelenggaraan ‘social worker’ dirintis oleh University Grant Commision di tahun 1920.

Suasana menjadi semakin meriah, ketika Dr. Laklvir mengakhiri presentasinya dengan menyanyikan lagu legendaris “Kuch-Kuch Hotahai”.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung C7 lantai 3 FIS ini mendapat banyak apresiasi baik dari dosen maupun mahasiswa.

“Saya harap kegiatan-kegiatan diskusi ilmiah semacam ini terus ditingkatkan untuk meningkatkan literasi, baik dosen maupun mahasiswa. Sehingga nantinya ke depan, kita bisa sejalan dengan arahan rektor, untuk mendukung UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul”. Papar Mustofa, selaku Dekan FIS, dalam sambutannya.[:id]Jumat (10/2) FIS menyelenggarakan Studium Generale dengan dosen tamu Dr. Balraj Singh (Assistant Professor, Department of History-Punjabi University) dan Dr. Lakhvir Singh (Assistant Professor, Departmen of Social Work-Punjabi University) dengan dimoderatori oleh Dr.scient.med. Fadly Husain, M.Si (Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi). Kegiatan ini sekaligus sebagai follow up atas kunjungan jajaran pimpinan FIS di akhir tahun 2016 ke Punjabi University, India.

Masing-masing pembicara mengusung tema berbeda, Dr. Balraj berbicara tentang “Impact of the Indian Movement in Indonesia”. Dalam penjelasannya, Dr. Balraj menggunakan pendekatan historis dalam menguraikan panjang lebar tentang bagaimana pergerakan orang-orang India yang ada di Indonesia sejak masa perkembangan kerajaan Hindu-Budha, pergerakan kemerdekaan, hingga kondisi kekinian.

Dr. Balraj juga menjelaskan betapa saling terkaitnya perjuangan kemerdekaan yang dikumandangkan Soekarno Hatta di Indonesia dengan perjuangan kemerdekaan Gandhi di India. Setidaknya, perjuangan kemerdekaan di masing-masing negara saling menginspirasi satu sama lain.

Pembicara kedua, Dr. Lakhvir Singh, berbicara tentang “Introduction of Social Work”. Dr. Laklvir lebih lanjut menjelaskan bahwa ‘social worker’ adalah seni dalam memberdayakan semua sumberdaya yang ada untuk saling membantu satu sama lain, maupun membantu diri sendiri dalam mengatasi permasalahan-permasalahan sosial dalam kehidupan sehari-hari dengan alasan kemanusiaan. Di India, pionir dalam penyelenggaraan ‘social worker’ dirintis oleh University Grant Commision di tahun 1920.

Suasana menjadi semakin meriah, ketika Dr. Lakhvir mengakhiri presentasinya dengan menyanyikan lagu legendaris “Kuch-Kuch Hota Hai”.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung C7 lantai 3 FIS ini mendapat banyak apresiasi baik dari dosen maupun mahasiswa.

“Saya harap kegiatan-kegiatan diskusi ilmiah semacam ini terus ditingkatkan untuk meningkatkan literasi, baik dosen maupun mahasiswa. Sehingga nantinya ke depan, kita bisa sejalan dengan arahan rektor, untuk mendukung UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul”. Papar Mustofa, selaku Dekan FIS, dalam sambutannya.

Ditulis oleh Didi Pramono[:]

Pengumuman Rapat Kerja FIS

[:id]Mohon hadir di acara Rapat Kerja tahun anggaran 2017 Fakultas Ilmu Sosial pada:

Hari                            : Jumat
Tanggal                      : 10 Februari 2017
Pukul                          : 19.30 s.d 23.00 WIB
Tempat                       : Hotel Amanda Hills,Bandungan,Kab. Semarang
Pakaian                      : Batik Merah FIS baru
Demikian Informasi yang kami sampaikan

Materi AKUP 2018 Download Materi AKUP 2018
Lampiran Renstra 2015 – 2019 Download LAMPIRAN RENSTRA 2015 – 2019
Pedoman TOR dan RAB 2018 Download Pedoman, TOR & RAB 2018
Susunan Acara Raker 2017 Download SUSUNAN ACARA RAKER

 [:]

Workshop PKM Gagasan Tulis-Artikel Ilmiah FIS 2017

[:id]Workshop PKM Gagasan Tulis-Artikel Ilmiah FIS UNNES 2017 berlangsung senin (31/1/2017) di gedung C7 Lantai 3. Salah satu bentuk komitmen Fakultas Ilmu Sosial untuk mendukung UNNES REPUTASI 2017. Workshop diselenggarakan oleh bidang kemahasiswaan FIS UNNES.

Wakil Dekan 3 FIS UNNES, Drs Ngabiyanto MSi tahun 2017 ini Fakultas Ilmu Pendidikan menargetkan 150 proposal PKM dapat masuk ke DIKTI. Untuk menyukseskan target tersebut beberapa strategi telah dipersiapkan, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Workshop PKM GT-AI.

Hadir sebagai pembicara Syaiful Amin S Pd MPd dan Ariyani Indrayati SSi MSc pembina karya ilmiah FIS dan UNNES.[:]

Diskursus Etika Politik Demokrasi Dalam Konteks Pemilukada Serentak

[:id]Etika politik adalah praktik melakukan penilaian etis atas tindakan politik. Politik dan etika seperti dua hal yang berjauhan. Politik adalah dunia kekuasaan murni yang diatur dengan asumsi-asumsi kebijakan, sedangkan etika sebagai dunia prinsip murni yang diatur oleh imperatif-imperatif moral. Politik lebih populer sebagai upaya untuk merebut dan mempertahankan kekuasaan. Pembicaraan mengenai kekuasaan merupakan satu hal menarik yang tidak pernah selesai dibahas sejak zaman Yunani kuno hingga kini. Jika filsuf klasik mengaitkan kekuasaan dengan kebaikan, kebajikan, keadilan dan kebebasan, maka para pemikir religius menghubungkan kekuasan itu dengan Tuhan. Kekuasaan politik hanya sebagai alat untuk mengabdi pada tujuan negara yang dianggap agung dan mulia, yaitu kebaikan, kebajikan, keadilan, kebebasan yang berlandaskan kehendak Tuhan, dan untuk kemuliaan Tuhan.

Begitu luar biasanya hasrat untuk berkuasa, tak ayal melahirkan upaya untuk melanggengkan kekuasaan dari generasi ke generasi yang kemudian dikenal dengan sebutan dinasti politik. Dinasti politik dan politik dinasti adalah dua hal yang berbeda. Dinasti politik adalah sistem reproduksi kekuasaan yang primitif karena mengandalkan darah dan keturunan dari hanya beberapa orang. Politik dinasti adalah proses mengarahkan regenerasi kekuasaan bagi kepentingan golongan tertentu (contohnya keluarga elite) yang bertujuan mendapatkan atau mempertahankan kekuasaan. Dinasti politik merupakan musuh demokrasi karena dalam demokrasi, rakyatlah yang memilih para pemimpinnya. Berbicara tentang dinasti politik dan politik dinasti, Amerika Serikat yang berlabel sebagai negara paling demokratis juga tidak terlepas dari sistem ini. Sebagai contoh dinasti Bush melahirkan dua presiden George H.W. Bush dan George W. Bush. Di saat George H.W. Bush berkuasa George W. Bush menjabat sebagai Gubernur Texas, Jeb Bush menjabat sebagai Gubernur Florida.

Read More

Gugus Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Karier Mahasiswa

[:id]Gugus Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Karier Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang Tahun 2017

Dr.Thriwaty Arsal, M.Si.                                             Ketua

Andy Suryadi, S.Pd., M.Pd.      .                                   Anggota

Ariyani Indrayati, S.Si., M.Sc.                                      Anggota

Drs. Setiajid, M.Si.                                                      Anggota[:]

Gugus Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah

[:id]Gugus Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi  Ilmiah

Gugus Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi  Ilmiah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang Tahun 2017 seperti tersebut di bawah ini:

 

Dr. Cahyo Budi Utomo, M.Pd.                                          Ketua

Edi Kurniawan, S.Pd., M.Pd.                                             Sekretaris[:]