Monthly Archive November 2017

Program Studi Pendidikan IPS UNNES Selenggarakan Seminar Nasional Kependidikan

pips

Program  Studi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Pendidikan, Kamis (23/11) bertempat di Gedung C7 lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Drs Moh. Solehatul Mustofa MA yang didampingi oleh Koordinator Program Studi Pendidikan IPS Arif Purnomo SPd SS MPd dan Ketua Panitia Rudi Salam SPd MPd.

Seminar yang bertema “Isu-isu Mutakhir dalam Pembelajaran IPS”ini, diikuti oleh dosen, peneliti, praktisi pendidikan, dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Rudi Salam SPd MPd menjelaskan latar belakang penyelenggaraan Seminar Nasional Pendidikan tersebut.

“Guru merupakan suatu pekerjaan profesional, yang memerlukan suatu keahlian khusus. Karena keahliannya bersifat khusus, guru memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam kegiatan pembelajaran yang akan menentukan mutu pendidikan suatu satuan pendidikan,” jelas Rudi.

Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), tambahnya, merupakan calon guru IPS yang juga diarahkan memiliki kompetensi  guru IPS. Sebagai calon guru IPS, mereka dituntut untuk memiliki kompetensi penguasaan akan isu-isu mutakhir dalam pembelajaran IPS. Harapnnya dengan penguasaan akan hal tersebut, dapat meningkatkan kompetensi keguruan.

Hadir sebagai narasumber, Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof Zamroni PhD dan Guru Besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Wasino MHum yang dimoderatori oleh Dosen PIPS Khoirul Anwar SPd MPd.

Menurut Prof Zamroni PhD, isu-su mutakhir dalam pembelajaran IPS sangat diperlukan oleh seoarang guru IPS.

“Guru IPS bertindak untuk memberikan pencerahan pada diri siswa dalam menghadapi perkembangan masyarakat dan mengajak para siswa untuk membiasakan diri melakukan pengamatan empiris. Hal tersebut, dapat dilakukan secara langsung atas kehidupan masyarakatnya, maupun secara tidak langsung mengamati lewat media massa, khususnya media elektronik. Selanjutnya dengan menghadirkan hasil pengamatan tersebut di ruang-ruang kelas,” jelas Prof Zamroni.

Selain itu, tambahnya, guru PIPS memiliki tanggung jawab untuk membuat siswa merasa perlu memahami dengan benar tentang apa dan bagaimana perkembangan yang terjadi di masyarakat.

“Sehingga dapat kita simpulkan bahwa the primary purpose of social studies is to help young people make informed and reasoned decisions for the public good as citizens of a culturally diverse, democratic society in an interdependent world,” pungkas Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial UNY tersebut.

Kegiatan seminar berjalan dengan lancar dengan diikuti oleh antusias dan sikap proaktif peserta seminar.

Dwi Hermawan (Students Staff)

Dukung Internasionalisasi UNNES, ERC FIS Selenggarakan International Discussion

erc

Kaitannya dengan agama, 95 % penduduk Polandia memeluk agama Katolik. Jadi konflik beragama jarang sekali ditemukan. Beda halnya dengan Indonesia yang memiliki berbagai jenis agama dan aliran kepercayaan. Indonesia sangat berbeda dengan Polandia dalam hal kehidupan keagamaan.

Hal tersebutlah yang dijelaskan oleh mahasiswa asing asal Polandia, Arkadiusz Jan Jodlowski yang tengah menempuh perkuliahan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan skim Darmasiswa saat memandu diskusi dalam kegiatan International Discussion pada Kamis (23/11).

Tak hanya Arkadiusz Jan Jodlowski, kegiatan yang diselenggarakan oleh English and Research Community (ERC) Fakultas Ilmu Sosial ini juga menghadir tiga mahasiswa asing lainnya dari Filipina dan Slovakia.

Hadir sebagai pemantik diskusi, Dosen Jurusan Geografi UNNES Satya Budi Nugraha ST MT MSc dan Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi Asma Luthfi SThI MHum dengan memberikan presentasi tentang isu multikultural, yang dimoderatori oleh Mahasiswa Berprestasi II UNNES 2017 Tubagus Fahmi.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Annisa Maharani menjelaskan terkait topik diskusi yang dipilih dalam International Discussion kali ini.

“Kami mengangkat isu yang terkait dengan multikultural. Isu tersebut tengah hangat dan amat menarik untuk dikaji lebih mendalam. Harapannya, diskusi tak hanya berakhir pada kegiatan ini saja, tapi akan terus berlanjut dan menghasilkan luaran akademik yang dapat menjadi bahan kajian bagi mahasiswa maupun masyarakat umum,” jelas Annisa di tempat kegiatan Ruang Borobudur Gedung Prof Dr Retno Sriningsih Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNNES.

Dosen Pendamping ERC Antari Ayuning Arsi SSos MSi berharap diskusi dapat membuka kepekaan sosial bagi peserta.

“Tema International Discussion kali ini sangat ‘sexy’ untuk menjadi topik diskusi. Diskusi nantinya akan membahas tentang keragaman, dan berbagai macam budaya yang ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem, kebiasaan, cara pandang, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Selain menjadi kegiatan rutin tahunan ERC, tambah Arsi, kegiatan ini merupakan upaya ERC dalam mendukung internasionalisasi UNNES.

“Universitas Negeri Semarang bertekad mewujudkan internasionalisasi universitas pada tahun 2018. Untuk itu, 2018 dicanangkan sebagai tahun internasionalisasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Indonesia, Polandia, Filipina, dan Slovakia dapat bertukar gagasan dan sharing terkait tema yang diangkat,” pungkas Dosen Jurusan Sosiologi dan Antopologi itu.

Diskusi yang berlangsung dengan menggunakan bahasa inggris ini, berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari peserta diskusi. Mereka bersikap proaktif dengan gagasan yang cerdas dan kritis dalam menyikapi isu multikultural.

Sebagai tambahan informasi, International Discussion merupakan rangkaian dari kegiatan ERC Festival. Selain International Discussion, ERC melalui ERC Festival juga menyelenggarakan dua kegiatan lainnya yakni, FIS English Debate Competition, dan Kompetisi Esai Nasional.

Dwi Hermawan (Students Staff)

Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat FIS 2017

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan seminar hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat 2017, senin (20/11).Kegiatan seminar diselenggarakan di gedung C7 lantai 3, C5 lt 1, dan C 6 lt 1.

“Sebanyak 62 judul penelitian dan 49 Judul pengabdian kepada masyarakat akan dipresentasikan oleh ketua dan tim” ungkap Wakil Dekan Bidang Akademik Prof Dr Wasino MHum saat melaporkan kegiatan ini. Dekan FIS UNNES Drs Moh Solehatul Mustofa MA dalam sambutannya bahwa hasil penelitian Dosen untuk segera dipublikasikan  dalam jurnal ilmiah baik lokal, nasional terakreditasi maupun internasional. Program Penelitian Dosen FIS adalah dalam skim penelitian bagi dosen senior maupun Pemula, Kerjasama, dan Kelembagaan.

dekan 1 dekan 2 dekan 3 dekan 4 dekan 5 dekan 6

Selamat, Ini Dia Putra dan Putri Jurusan PKn UNNES 2017

web

Pemilihan Putra Putri (Papijur) PKn UNNES kembali digelar di tahun 2017. Tahun ini, ajang Papijur terbilang spesial karena menghadirkan penampilan dari Senggol Tromol dan DJ Aldo Nizar.

Setelah melalui tahap seleksi dan proses karantina, terpilih Rahmat Aprison dan Eva Nur Hidayah sebagai Putra dan Putri Jurusan PKn UNNES 2017, pada malam final Pemilihan Papijur di lapangan Fakultas Ilmu Sosial UNNES, Senin (20/11).

Keduanya mengungguli delapan peserta lain, yang telah mengikuti proses pemilihan secara ketat. Mereka ialah Doni Rahmanto, Gustin Restu Pangestu, Nurul Aulia Dewi, dan Moh. Eko Sudibyo. Kemudian Feby Rista Andhiani, Salmanuha Ismawati, Syahrul Hafid, dan Dhandi Iman Setiawan.

Kini Rahmat dan Eva mengemban tugas dalam menjaga nama baik dan martabat Jurusan PKn UNNES sekaligus mewakili jurusan dalam pemilihan putra putri kampus tingkat fakultas nantinya.

Selain Rahmat dan Eva, malam final Pemilihan Putra Putri Jurusan PKn tahun ini juga menobatkan kembali Putri Jurusan terpilih Eva Nur Hidayah dan Finalis Dhandi Iman Setiawan sebagai Putra Putri Jurusan Terfavorit.

Meski terkendala hujan gerimis, hal tersebut tak menyurutkan antusiasme mahasiswa jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) serta mahasiswa dari berbagai fakultas untuk turut memeriahkan kegiatan rutin tahunan ini.

Kegiatan yang bertajuk “Fusion of Passion Invent The Creation” tersebut tak hanya menyuguhkan malam puncak penganugerahan Papijur, penyerahan kejuaraan Pekan Olahraga Civic and Politic (Porcipol), dan hiburan semata, namun juga stan-stan makanan dan jajanan.

“Semua kegiatan tersebut, merupakan rangkaian dari Expression of Civic and Politic (Excipol). Kami berusaha mengemasnya menjadi ajang ekspresi dan aktualisasi, terutama bagi mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn). Bagi mahasiswa yang ingin menunjukkan bakat dan talentanya, kami persilahkan untuk tampil diatas panggung”, jelas Ketua Panitia Gunadi Salim atau yang akrab disapa Aldo.

Aldo berharap, melalui kegiatan ini dapat menjadi ajang bertemu sapa dan pengakraban bagi mahasiswa jurusan PKn, baik lintas program studi maupun lintas angkatan tahun.

“Tentunya, bukan hanya sebagai hiburan saja, namun juga moment kebersamaan. Kedepan, semoga pemilihan Putra Putri Jurusan tahun 2018 akan lebih semarak dan disambut lebih baik oleh segenap warga kampus”, pungkas mahasiswa program studi Ilmu Politik itu.

Dwi Hermawan (Student Staff)

(Kembali) Khoriskiya Torehkan Prestasi di Ajang Himakua Paper Competition di Universitas Sriwijaya

Khoriskiya Novita, Mahasiswa Semester 7 Jurusan Sosiologi dan Antropologi kembali menorehkan prestasi akademik. Kali ini Paper yang diajukan Khoris berhasil meraih Juara II dalam Ajang Himakua Paper Competition yang diselenggarakan oleh Himakua Jurusan Budidaya Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya dari tanggal 16-18 November 2017. Akan tetapi jika diakumulasikan dengan poin penilaian lain (Presentasi dan Video Penunjang Gagasan dalam Paper), secara umum Khoris meraih gelar Juara III.

Dalam kompetisi ini, Khoris harus bertanding dengan sembilan finalis lainnya, yakni Antika Wati dari Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong, Eka Nur Afiani dari Universitas Negeri Semarang, Dwi Indah Lestari dari Institut Pertanian Bogor, Arif Setiawan dari Institut Pertanian Bogor, Ahmad Khoirur Roziq dari Universitas Sebelas Maret, Mulyadi dari Universitas Medan Area, Panji Dafa Amtajaya dari Universitas Gajah Mada, Nurul Huda dari Institut Pertanian Bogordan Solehah dari Universitas Pdjajaran.

Tidak mudah untuk bisa meraih prestasi membanggakan ini. Banyak perjuangan yang harus dilalui Khoris untuk sampai di Palembang. Mengingat sedikitnya dana yang disediakan oleh lembaga untuk memberangkatkan tim untuk berkompetisi di Universitas Sriwijaya. Khoris harus bekerja keras menjual bunga di Simpang Lima Kota Semarang selama dua minggu agar bisa membeli tiket pesawat.

“Akhirnya semua perjuangan ini berbuah manis, Alhamdulillah. Terima kasih kepada teman-teman seperjuangan yang telah rela membantu saya untuk bisa berkompetisi di Universitas Sriwijaya. Terima kasih Bapak Harto Wicaksono yang telah membimbing karya ilmiah saya. Capaian-capaian prestasi ini mudah-mudahan semakin memotivasi saya untuk bisa berkarya lebih baik lagi. Amin ya robal alamin.” Papar Khoris.

SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang Juara I Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia

Kampus Fakultas Ilmu Sosial mendadak riuh. Sabtu (20/11) gelaran Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia dihelat. Bertempat di Gedung C7 lantai 3, setidaknya 327 siswa yang berasal dari 96 SMA/MA di 7 provinsi di Indonesia berkumpul untuk berkompetisi membuktikan siapa yang terbaik.

Moh. Solehatul Mustofa, Dekan FIS, dalam sambutannya berpesan bahwa “Mari junjung sportifitas dalam berkompetisi. Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia ini merupakan ajang pembuktian kompetensi siswa-siswi SMA/MA se-Indonesia. Siapa-siapa yang menguasai konsep-konsep sosiologi, memahami teori dengan baik, mempunyai kemampuan analisis kritis yang baik dan kepedulian sosial yang tinggi, maka dialah yang terbaik, yang akan menjuarai kompetisi ini. Selamat datang di Universitas Negeri Semarang, selamat berkompetisi”.

Sebagai informasi, ada empat tahapan seleksi dalam Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia diantarnya (1) Tahap Pertama adalah Tes Pilihan Ganda; (2) Tahap Kedua adalah Tes Vote Lock; (3) Tahap Ketiga adalah Lomba Cerdas Cermat; dan (4) Tahap Keempat adalah Lomba Debat. Empat tahapan yang cukup panjang. Sehingga tidak mengherankan jika juara dalam event ini merupakan suatu kebanggaan tersediri baik secara individu maupun kelembagaan.

Juara umum dalam Olimpiade Sosiologi SMA/MA IV se-Indonesia Tahun 2017 adalah Patricia Natasha Natio dari SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang. Sedangkan Juara II berhasil diraih oleh Alfino Fauzan Deba Rifka dari SMA N 1 Sukoharjo dan Juara III diraih oleh Aditya Wahyu Saputro dari SMA N 1 Gemolong Sragen. Adapun untuk Juara harapan I diraih Arlia Natasha Hadi dari SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang, Juara harapan II diraih oleh Josephine Johanna Sitorus dari SMA Unggul Del Laguboti Sumatera Utara dan Juara Harapan III diraih oleh Yoseph Budi Kurniawan dari SMA N 1 Boyolali.

Juara Umum berhak memboyong Piala Bergilir Rektor Unnes yang akan diperebutkan kembali 2 tahun mendatang. Sebelumnya Piala Bergilir dipegang oleh MAN Babat Lamongan (Tahun 2013) dan SMA N 1 Comal (Tahun 2015).

Selamat kepada para Juara, dan kepada semua peserta kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas peran dan partisipasinya. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua dan menjadikan Sosiologi menjadi mata pelajaran yang semakin diperhitungkan dan dicintai oleh para siswa SMA/MA.

 

olimp 2 olimp 3 olimp 4 olimp 1 olimp 5

BEM FIS GELAR PELATIHAN ADVOKASI DAN PKMMTD 2017

Pelatihan Advokasi

68 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) ramaikan Pelatihan Advokasi yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIS 2017, Sabtu (18/11) di Aula Gedung K3 UNNES.

Mukorobin ketua panitia menjelaskan “Pelatihan advokasi merupakan kegiatan yang memberikan kepemahaman terhadap generasi muda khususnya mahasiswa sebagai agent perubahan dan aset bangsa harus paham bagaimana cara pengadvokasian yang baik,benar dan efektif” saat melaporkan kegiatan.

Hadir sebagai Narasumber adalah Kholid Shibghatullah Robbani, S.Kom Wakil Ketua BEM KM UNS tahun 2015, Bambang Hermanto, S.Pd Mahasiswa S2 UNAIR, Nota Vianta Sembiring, S.Sos, Ganda Febri Kurniawan, S.Pd Katua BEM FIS 2016.

Pelatihan advokasi diharapkan bisa mencapai tujuan utama, yakni Memberikan bekal dan wawasan berkaitan dengan advokasi, melatih kepekaan perserta terhadap permasalahan di dalam kampus dan luar kampus, melatih jiwa kepemimpian peserta.

Pelatihan PKMMTD

Sabtu-Minggu (11-12/11) dengan mengusung tema ”Pembangunan Karakter Kepemimpinan pada Generasi Milenial dalam Menghadapi Globalisasi” BEM FIS UNNES 2017 juga sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dan Manajerial Mahasiswa Tingkat Dasar. Salma Nuha selaku ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan PKMMTD bertujuan untuk mempersiapkan kader pemimpin yang bisa mengatur segala hal dg baik.
Dengan diikuti oleh 52 mahasiswa, pelaksanaan terselenggara dengan baik. Antusias peserta sangat luar biasa saat pemateri menyampaikan materi pada tiap sesi. Dengan pembicara yg berkompeten di bidangnya, seperti Bapak Mudjirin Bupati Kabupaten Searang, Dr Suprayogi, sangat membantu suksesnya PKMMTD FIS 2017.

P G QR

Penanaman Pohon Bagi Mahasiswa FIS Angkatan 2017

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang angkatan 2017, diwajbkan untuk mengikuti kegiatan penanaman pohon pada:

Hari        : Selasa

Tanggal   : 21 November

Waktu     : Pukul 06.30 WIB – selesai

Tempat   : Kelurahan Pakintelan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang

Catatan:

  • Jenis tanaman : durian, belimbing, sirsak, alpukat.
  • Satu kelompok 4 mhs (daftar kelompok bisa dilist diweb fis/pengumuman dijurusan) (lihat dilampiran)
  • Tanaman disiapkan mahasiswa sendiri
  • Menyiapkan 1 buah ajir dan tali rafia
  • Pemberangkatan dari lapangan parkir C7 FIS (armada oleh mhsw sendiri)
  • Setelah penanaman, data diunggah di siomon.unnes.ac.id (lokasi, foto, dll) lihat dipetunjuk

Demikian untuk dapat di Perhatikan.

TTD

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan

Drs Ngabiyanto MSi

 

Daftar lampiran:

  1. daftar pembagian pohon maba 2017
  2. siomon

Fauzia, Umi, dan Iqbal Sabet Best Article dalam Ajang Olimpiade Nasional Mahasiswa di UNY.

IMG-20171111-WA0003

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas akademika Jurusan Sosiologi dan Antropologi FIS UNNES.
Sabtu (11/11) Umi, Fauzia, dan Iqbal berhasil meraih prestasi di bidang Best Article dalam Ajang Olimpiade Nasional Mahasiswa: Lomba Debat dan Poster di Universitas Negeri Yogyakarta.
Artikel mereka berhasil menyisihkan 16 pesaingnya dari UGM, UI, UNY, UNJ, UNS, dan kampus-kampus ternama lainnya di Indonesia.
“Saya bangga, dan saya berharap semakin banyak mahasiswa kita yang berprestasi di tingkat nasional. Kita harus menunjukkan bahwa kita bisa. Ayo, adik-adik angkatan harus bisa melanjutkan prestasi-prestasi kakak angkatan” papar Kuncoro Bayu, selaku Ketua Jurusan.

JADWAL REVIEW PKM FIS FASE II 2017

Berikut adalah jadwal reviewer PKM FIS Fase II:

  1. Pengembalian berkas ke mhs untuk direvisi, disertai pembimbingan dg dosbing masing2 : 6-9 November
  2. Pengumpulan tahap II ke Fakultas, lengkap dg tandatangan dosbing dan mitra, maksimal jumat 10 November jam 11.
  3. Mohon tidak terlambat, karena sore langsung didistribusikan ke riviewer fakultas. Kalau terlambat, tidak akan dikoreksi.
  4. Seleksi akhir oleh riviewer fakultas : 10-13 November (senin).
  5. Finalisasi cek akhir, jika ada perbaikan teknis, dan proses mendapatkan password dari dikti,selasa 14 November).
  6. Up load ke universitas : 15 November