Monthly Archive September 2019

PELATIHAN KARAKTER BAGI MAHASISWA BIDIKMISI FIS 2019

Pelatihan ini adalah untuk mendidik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) agar  lebih mengenal nilai dan karakter yg dikembangkan oleh UNNES sebagai Universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Selain itu, mahasiswa juga diberi materi tentang nilai dan karakter konservasi sosial yg dikembangkan oleh FIS, tujuan utama dari pelatihan ini adalah membentuk mahasiswa yg berkarakter, peduli dan berprestasi agar UNNES bisa mendunia untuk Indonesia. Acara diselenggarakan ( 24/9/19 ) di Gedung C7 Lantai 3 FIS UNNES dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIS Arif Purnomo SPd SS MPd dan diikuti oleh semua mahasiswa FIS penerima beasiswa Bidikmisi Angkatan 2019 sebanyak 195 mahasiswa.

Dr Sos Puji Lestari SPd MSi adalah bagian dari tim narasumber. Dalam kesempatan ini beliau menekankan kembali makna dari Arum Luhuring Pawiyatan ing Astanira. Arum (semerbak) yang menggambarkan optimisme dan semangat yang tidak pernah padam dalam memperjuangkan cita-cita mulia, kemulyaan dan harumnya perguruan tinggi UNNES (arum luhuring pawiyatan) bergantung di tangan anda (ing astanira). Kemulyaan (luhuring) perguruan tinggi (pawiyatan) dalam hal ini UNNES di tangan anda (ing astanira). Anda adalah mahasiswa FIS. Dalam hal ini mengandung karakter moral dan karakter kinerja. Karakter moral yang dibangun  yakni; 1) karakter tanggung jawab. Tanggung jawab individu dan tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas; 2) pengendalian diri; 3) keteladanan, serta 4) cerdas dan santun. Sedangkan karakter kinerja yang dibangun dalam pemaknaan spirit ini adalah; 1) disiplin, dan 2) kerjasama.

Selain itu Iwan Hardi S SPd MPd dan Syaiful Amin SPd MPd juga melatih skill mahasiswa FIS untuk lebih peduli terhadap diri, sesama, lingkungan dan istitusi. Kepedulian ini memuat nilai-nilai inti sosial yang mampu mengantarkan mahasiswa menemukan identitas sejati umat manusia sebagai makhluk sosial (mery).

 

 

REKTOR UNNES TETAPKAN FUNGSIONARIS JURUSAN/PRODI DI LINGKUNGAN FIS UNNES PERIODE 2019 – 2023

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. menetapkan secara resmi fungsionaris jurusan/program studi di lingkungan FIS UNNES untuk masa jabatan periode tahun 2019 – 2023.

Penetapan dan pengangkatan fungsionaris tersebut tertuang dalam SK Rektor yang diserahkan langsung oleh Rektor kepada fungsionaris terkait, didampingi oleh Dekan dan Wakil Dekan FIS UNNES pada Selasa (24/9/2019) di Gedung Rektorat UNNES.

Adapun fungsionaris jurusan/prodi FIS UNNES tersebut terdiri dari Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Kepala Laboratorium, dan Koordinator Program Studi sebagai berikut.

Fungsionaris Jurusan Sejarah, Ketua Jurusan Dr. Cahyo Budi Utomo, M.Pd., Sekretaris Jurusan Sejarah Dra. Santi Muji Utami, M.Hum., Kepala Laboratorium Jurusan Sejarah Drs. Ibnu Sodiq, M.Hum. dan  yang menjabat sebagai Koordinator Prodi Ilmu Sejarah S1 adalah Drs. Ba’in, M.Hum.

Fungsionaris Jurusan Geografi, Ketua Jurusan Geografi Dr. Tjaturahono Budi Sanjoto, M.Si., Sekretaris Jurusan Geografi Sriyanto, S.Pd., M.Pd., Kepala Laboratorium Jurusan Geografi Prof. Dr. Eva Banowati, M.Si., Koordinator Prodi Ilmu Geografi S1 Drs. Heri Tjahjono, M.Si., dan Koordinator Prodi Survei dan Pemetaan Wilayah D3     Dr. Ir. Ananto Aji, M.S.

Fungsionaris Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (Pkn), Ketua Jurusan PKn Drs. Tijan, M.Si., Sekretaris Jurusan PKn Andi Suhardiyanto, S.Pd., M.Si., Kepala Laboratorium Jurusan PKn Noorochmat Isdaryanto, S.S., M.Si., dan Koordinator Prodi Ilmu Politik S1 Moh. Aris Munandar, S.Sos., M.M.

Fungsionaris Jurusan Sosiologi dan Antropologi (SosAnt), Ketua Jurusan Sosiologi dan AntropologiAsma Luthfi, S.Th.I., M.Hum., Sekretaris Jurusan SosAnt Dr. Scient.med Fadly Husain, M.Si., dan Kepala Laboratorium Jurusan SosAnt Kuncoro Bayu Prasetyo, S.Ant., M.A.

Sedangkan yang mendapat amanah sebagai Koordinator Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial S1 yakni Dr. Sos. Puji Lestari, S.Pd., M.Si.

Rektor mengucapkan selamat sekaligus menitipkan amanah kepada seluruh pejabat yang telah diangkat sebagai fungsionaris jurusan/prodi tersebut, untuk dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Hal ini dikarenakan jurusan/prodi adalah ujung tombak pelayanan Tridharma Perguruan Tinggi dan memegang peran terpenting dalam mewujudkan target, serta visi dan misi UNNES yang telah ditetapkan bersama.

FIS UNNES RINTIS KERJA SAMA DENGAN UNIVERSITY OF HAMBURG GERMANY

Prof. Dr. Wasino, M.Hum. Wakil Dekan Bidang Akademik FIS UNNES menginisiasi kerja sama dengan University of Hamburg Germany.

Mangawali rintisan kerja sama, FIS UNNES menghadirkan Dr. Martina Heinschke dari University of Hamburg Germany untuk menyampaikan Informasi tentang Institut Asia-Afrika University of Hamburg Germany.

Dalam kesempatan ini, Dr. Martina Heinschke menyampaikan bahwa Universitas Hamburg merupakan salah satu perguruan tinggi di Jerman yang telah lama menyelenggarakan studi kajian wilayah Asia Tenggara.

“Lebih dari 80 tahun di Universitas Hamburg bahasa Melayu dan bahasa Jawa diajarkan, hingga kini bidang studi Austronesistik di Institut Asia Afrika Universitas Hamburg merupakan salah satu pusat pengajaran dan penelitian Indonesia yang terpenting di Jerman”, jelasnya.

Dr. Martina yang fasih berbahasa Indonesia ini juga menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama dengan FIS UNNES, khususnya dalam pengkajian dan penelitian tentang Asia Tenggara, baik dari sisi sosial budaya, sejarah, geografis, maupun sosiologi dan antropologi.

Demikian pula Prof. Dr. Wasino, M.Hum. menyambut baik ajakan kerja sama tersebut, dan diharapkan dalam waktu dekat dapat segera diwujudkan proposal penelitian bersama (collaboration research) yang melibatkan kedua lembaga. (bas)

Undangan Pelatihan Pendidikan Karakter Bagi Penerima Beasiswa Bidikmisi FIS Angkatan 2019

Diharapkan hadir bagi Mahasiswa FIS UNNES Penerima Beasiswa Bidikmisi Angkatan 2019 dalam:

Nama Kegiatan : Pelatihan Pendidikan Karakter

Hari / Tanggal  : Selasa / 24 September 2019

Waktu                : Pukul 08.00 – 11.00 WIB

Lokasi kegiatan: Geding C7 Lantai 3 FIS

Catatan:

  1. Wajib Hadir untuk pembentukan Forum Bidikmisi
  2. Dispensasi Kuliah dapat diambil di C7 lantai 2 dengan bu Mery

Demikian untuk dapat diperhatikan.

 

TTD

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan

Arif Purnomo

 

DUA MAHASISWA FIS UNNES JADI LULUSAN TERBAIK WISUDA KE-98 TAHUN 2019

Prestasi membanggakan diraih oleh dua mahasiswa FIS UNNES, Wenny Dwika Paradita dan Nunik Febriana Dewi yang meraih predikat wisudawan terbaik UNNES pada wisuda ke-98 Tahun 2019.

Wenny lulus tepat waktu dan meraih IPK 3,9 berasal dari Prodi Ilmu Politik S1 didaulat menjadi yang terbaik dari 1371 orang lulusan sarjana, sedangkan Nunik berasal dari Prodi Survei dan Pemetaan Wilayah D3 meraih IPK 3,80 menjadi yang terbaik dari 17 orang lulusan diploma.

Penghargaan dan ucapan selamat diberikan secara langsung oleh Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. saat upacara wisuda ke-98 tahun 2019 pada Selasa (17/9/2019) di Gedung Prof Wuryanto – Auditorium UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Wenny lahir di Batang pada 20 April 1996 sebagai anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Bapak Praftin dan Ibu Widayatini, dan Nunik adalah putri dari Bapak Asikin dan Ibu Rochayati yang lahir di Pemalang, 05 Februari 1996.

Keduanya berasal dari keluarga yang sederhana, namun demikian tidak mengurangi semangat belajarnya untuk meraih prestasi yang luar biasa, hal ini dibuktikan dengan keberhasilannya menjadi lulusan terbaik.

Dekan FIS UNNES, Dr. Moh. Solehatul Mustofa, M.A. turut merasa bangga atas prestasi dua mahasiswa FIS UNNES tersebut. Beliau mengucapkan selamat dan sukses kepada Wenny dan Nunik, dan berharap keduanya dapat terus berkarya, berprestasi dan menjadi alumni yang selalu dapat menjaga dan mengharumkan nama almamater UNNES (bas).

MAHASISWA FIS GO INTERNASIONAL (EDISI 1 2019)

Visi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS  UNNES) adalah Menjadi Fakultas berwawasan konservasi sosial dan bereputasi internasional. Salah satu implementasinya adalah dengan mengirimkan duta-duta mahasiswa FIS UNNES untuk mengikuti kegiatana di kancah Internasional.

INTERNATIONAL CONFERENCE ON AGROTECHNOLOGY, BUSINESS, AND SOCIO-ECONOMIC (ICABSE) TAHUN 2019 SEOUL, KOREA SELATAN

Danang Junior adalah salah satu peserta International Conference on Agrotechnology, Business, and Socio-Economic (ICABSE) tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Scholar Vein dan Research Synergy Foundation yang pada tahun ini diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan tanggal 11-12 Juli 2019 di Crown Park Seoul Hotel, Seoul, Korea Selatan Kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi saya untuk mengungkapkan ide dan gagasan kereatif, inovatif serta solutif yang dituangkan melalui artikel jurnal demi mewujudkan generasi bangsa Indonesia yang peduli serta berkontribusi nyata terhadap negeri.Tema kegiatan adalah “Developing collaborative networks for the realization of equal quality of knowledge innovation”.

 

INTERCULTURAL LEADERS PROGRAM DI HANOI, VIETNAM

“Intercultural Ledaers Program oleh IYLE adalah kesempatan bagi saya untuk bisa mengenal lebih dekat mengenai budaya dan bisa mengikuti pengabdian masyarakat khususnya tepat pada musim panas (Summer) di Kota Hanoi, Vietnam. Disini saya juga banyak belajar dari teman-teman sesama delegasi, para fasilitator, dan voluteer dari Vietnam serta pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” ungkap Arfan . Mahasiswa Ilmu Sejarah ini terpilih dalam  kegiatan Intercultural Leader Program yang diadakan oleh IYLE (Indonesian Young Leader Expedition) 2019 di Hanoi, Vietnam.Kegiatan yang berlangsung tanggal 7 s.d. 10 Agustus 2019. Tema kegiatan adalah “Generating Qualified Young Leaders Through Exploring and Cultural Exchange Activities”.

Peserta yang terpilih adalah 11 delegasi Indonesia dan 5 Volunteer terbaik terpilih dari Vietnam. Adapun delegasi terpilih dari Indonesia yakni Arfan dan Sarjuki (UNNES), Ardhita (UI), Kristanti dan I Komang Adi (UGM), Gabriel (PKN STAN), Fatimah (UNJ), Alfira (UNAIR), Datu (UB), Hesti (UMS) dan Geta (Kementerian Keuangan RI). Volunteer dari Vietnam yang telah terpilih dalam seleksi yakni Nong Ngoc Tram dan Phung Chi Kien (Hanoi University), Nguyen Ha Vy (The Vietnam National Intitute of Educational Sciences), Ly Pham (HAN University of Applied Sciences), Trinh Minh Ngoc (Academy of Finance, Hanoi).

Kegiatan yang dilakukan adalah Blind Link Organization, yakni tepatnya di Omamori Spa di Kota Hanoi yang mewadahi para tuna netra yang menginspirasi untuk tetap mendapatkan hak yang sama dalam bekerja.  Kemudian dilanjutkan Kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi. Kemudaian dilanjutkan Social Volunterring di Tran Quoc Pagoda, salah satu sekolah berbasis relgius Budha di Hanoi. Para delegasi di bagi beberapa kelas untuk memberikan edukasi pembelajaran berbahasa inggris kepada para siswa-siswi. Selain itu juga, para delegasi ikut belajar berbahasa Vietnam dengan para siswa di sekolah. Selain itu agenda adalah Hanoi Survival Challenge, yakni untuk melatih kepemimpinan, berbahasa inggris maupun vietnam, serta berkomunikasi dengan warga Vietnam untuk mencari lokasi-lokasi yang telah di tentukan dalam survival di Hanoi. Dalam hal ini, terbagi tiga tim survival baik delegasi dari Indonesia maupun Volunteer dari Vietnam.  Adapun lokasi-lokasi yang harus dicari dalam Hanoi Survival Cahallenge diantaranya: Hoan Kiem Lake, Ciang Cafe, Hong Bien Bridge, Hoan Kiem Temple, Opera House of Hanoi, St Josep Cathedral, Bubamboo dan beberapa lokasi lainnya di Kota Hanoi. Terakhir adalah Gala Dinner dan Awarding Ceremony yang berlokasi di Batavia Cafe, Hanoi dengan didiawali pertukaran Budaya antar Mahasiswa Indonesia-Vietnam. Perwakilan delegasi Indonesia menampilkan tarian adat dari Indonesia dan Volunteer dari Vietnam menampilkan tarian dan musik dari Vietnam. Keduanya, memberikan kesan baik adanya kerjasama Indonesia-Vietnam saling mengenalkan budaya antar kedua negara.

NGABIYANTO, DOKTOR KE 34 FIS

Dr Ngabiyanto MSi merupakan Doktor ke 34 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. Hal tersebut disampaikan Dekan FIS UNNES Dr Moh Solehatul Mustofa MA saat memberi sambutan usai sidang ujian terbuka di Fakultas Interdisiplin Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga (11/9/19).

“Guru Honorer Antara Pengabdian, Tuntutan Ekonomi dan Kebijakan Publik ” adalah judul desertasi yang ditulis, sehingga gelar Doktor (S3) Studi Pembangunan diraihnya.Dalam desertasi ini dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan ekspetasi guru honorer dari pengabdian menjadi gerakan sosial untuk menuntut status ASN demi peningkatan status dan kesejahteraan. Disamping itu peran dan kontribusi guru tidak tetap ditunjukkan kompetensinya sebagai guru dalam mengimplementasikan standar isi dan standar proses pendidikan. Perjuangan guru dilakukan dengan kombinasi social movement and political lobbying. Rekomendasi desertasi ini adalah merumuskan alternatif mengatasi kekosongan guru dengan model integrasi seleksi ASN melalui guru induksi.

Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan FIS UNNES ini meraih nilai A atau Dengan Pujian. Adapun indeks prestasi komulatif (IPK) yang diperoleh adalah 3,92.

Hadir dalam ujian terbuka adalah unsur Pimpinan UNNES, Pimpinan Fakultas, Rekan Kerja, Keluarga, Saudara dan sahabat dekat.Sukses untuk pak Ngabi…semoga ilmunya barokah dan  bermanfaat untuk masyarakat dan membawa kebaikan untuk FIS dan UNNES tercinta. (Mery/19)

FIS UNNES TERIMA 7 MAHASISWA PROGRAM PERMATA-SAKTI 2019

Dekan FIS UNNES, Dr. Moh. Solehatul Mustofa, M.A. di ruang kerjanya pada Rabu (4/9/2019) menerima secara resmi  7 (tujuh) mahasiswa Peserta Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (PERMATA-SAKTI) Tahun 2019.

Mahasiswa tersebut adalah Ari Yusup/UPI, Trismayanti Fitrianingrum/UPI, Wahyu Nurvita Afnani/UM, Nurul Izzah Sofiyah/UM, Cut Fadhira/UNIMED, Tobi Enduanta Sebayong/UNIMED, dan Yulia Maulina/UNP.

Mereka akan mengikuti perkuliahan semester gasal 2019/2020 pada Prodi Pendidikan Geografi (2 mahasiswa), Prodi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi (2 mahasiswa), Prodi Pendidikan IPS (2 mahasiswa), dan Prodi PPKn (1 mahasiswa).

Dekan FIS mengucapkan selamat datang dan selamat belajar di FIS UNNES kepada mahasiswa program PERMATA-SAKTI tersebut, dan berharap mereka dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan baru di FIS UNNES sehingga akan merasa nyaman dalam belajar dan dapat meraih prestasi yang terbaik.

Sedangkan mahasiswa FIS UNNES yang mengikuti Program PERMATA-SAKTI ke perguruan tinggi mitra juga ada 7 (tujuh) mahasiswa.   Rochayani, M. Lukman Khakim, Anindya Farinsya Purba, Fina Rahma tina, dan Fatika K. Putri, kelima mahasiswa Jurusan SosAnt tersebut akan mengikuti perkuliahan kredit transfer selama setengah semester di UPI, UNP, UNM, dan UNIMED , dan 1 mahasiswa masing-masing dari Jurusan Geografi serta PKn ke UPI Bandung.

Program PERMATA-SAKTI yang dibiayai oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, integritas, solidaritas, perekat kebangsaan antar mahasiswa se-Indonesia, melalui pembelajaran antar budaya.

Selain itu juga untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan softskill mahasiwa yang memiliki karakter Pancasila agar siap bergaul secara kooperatif dan kompetitif dengan bangsa-bangsa lain di dunia demi martabat bangsa melalui pembelajaran terpadu. Kemudiuan juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi lain melalui transfer kredit, meningkatkan mutu Pendidikan tinggi melalui penguatan keunggulan komparatif masing-masing perguruan tinggi, dan menerapkan pembelajaran jarak jauh untuk meningkatkan mutu dan akses mahasiswa. (bs)

FAKULTAS ILMU SOSIAL UNNES PERKUAT KERJASAMA DENGAN UNIVERSITI PENDIDIKAN SULTAN IDRIS (UPSI) MALAYSIA

 

Dekan Fakulti Sains Kemanusiaan Universiti Pendidikan Sultas Idris Malaysia dan beberapa orang dosen dan mahasiswa tiba di Fakultas Ilmu Sosial dalam rangka membangun jejaring kerjasama antar lembaga pada hari Senin, 2 September 2019. Diterima langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial, beserta wakil dekan dan jajaran pimpinan di Fakultas Ilmu Sosial,  kedua Lembaga ini berkominten untuk meningkatkan kerja sama dalam 3 hal, yakni penelitian dan pengabdian kolaboratif, pertukaran dosen, dan pertukaran mahasiswa.

 

Dalam bidang penelitian dan pengabdian, kedua lembaga berkomitmen untuk melakukan kajian dan pengembangan keilmuan lintas lembaga dan litas negara. Riset kolaborasi ini diharapkan dapat menemukan solusi dari masalah masalah pembangunan yang dihadapi oleh kedua negara.

 

“Filosofi di Fakultas saya adalah kemanusiaan meretasi sempadan, karena itu kerja sama antar semua bangsa perlu dijalin. Satu rumpun satu nusantara menjadi filosifi yang harus dikembangkan agar dunia menjadi tanpa batas, terjalin dan berpadu di bawah satu arah. Melalui kerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial Unnes, kami berharap filosopi ini dapat diwujudkan dalam usaha-usaha yang nyata”, ungkap Assoc.Prof.Mohd Hairy bin Ibrahim, Dekan Fakulti Sains Kemanusiaan, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia.

 

Pada bidang pertukaran dosen dan pertukaran mahasiswa, kedua lembaga berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada dosen untuk saling bertukar mengajar pada mata kuliah tertentu selama 1 (satu) semester. Hal ini tidak hanya berlaku pada satu jurusan saja, tetapi meliputi semua jurusan yang ada di Fakultas Ilmu Sosial UNNES dan Fakulti Sains Kemanusiaan UPSI. Begitupun dengan pertukaran mahasiswa, mahasiswa dari FIS UNNES juga diberi kesempatan untuk kuliah di Fakulti Sains Kemanusiaan UPSI dan begitupun sebaliknya selama 1 semester.

 

“Sebagai negara tetangga yang memiliki kesamaan budaya, agama, dan lingkungan, kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat visi misi Lembaga masing-masing. Fakultas kami memiliki visi yang berwawasan konservasi sosial dan bereputasi internasional yang berupaya untuk pelestarian umat manusia, peradaban, dan lingkunga. Untuk mewujudkan visi yang besar ini, tidak mungkin kami bekerja sendirian sehingga diperlukan jejaring kerjasama dengan berbagai Lembaga. Oleh karena itu, melalui kerja sama dengan Fakultas Sains Kemanusiaan UPSI, kami berharap dapat mengembangkan penelitian, pengabdian, pengajaran, kemahasiswaan, dan kelembagaan”, ungkap Dr.Moh.Sholehatul Mustofa, M.A, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES sembari mengakhiri sambutannya.

Jurusan Geografi Terima Kunjungan dari Fakulti Sains Kemanusiaan, Universiti Sultan Idris Malaysia (UPSI)

Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang kian aktif dalam usaha meningkatkan reputasi internasionalnya sesuai dengan visi dan misi Universitas Negeri Semarang menjadi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Salah satu kegiatan yang baru-baru ini dilaksanakan adalah mempererat kerjasama internasional dibidang akademik dengan Departemen Geografi dan Lingkungan, Fakulti Sains Kemanusiaan, Universiti Sultan Idris Malaysia (UPSI). Kunjungan lima staf akademik UPSI Malaysia ke UNNES pada hari Kamis (29 /8/19) yang dipimpin oleh Dr. Nasir Bin Nayan mendapatkan sambutan yang sangat baik dari Dr. Moh. Solehatul Mustofa, M.A selaku Dekan FIS UNNES.

Kedatangan delegasi staff UPSI Malaysia bertujuan untuk membicarakan secara lebih detil rencana-rencana kerjasama dimasa akan datang. “Ada beberapa hal yang kita sepakati terkait kerjasama antara UNNES dan UPSI, antara lain adalah kegiatan visiting lecturer, penelitian kolaboratif dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kolaboratif antar bangsa” sambut Dr. Tjaturahono Budi Sanjoto, M.Si selaku Ketua Jurusan Geografi UNNES.

Dalam waktu dekat kegiatan kerjasama ini sudah akan terealisasi melalui kegiatan KKL mahasiswa dari Departemen Geografi dan Lingkungan UPSI ke Jurusan Geografi, UNNES pada tanggal 31 Agustus – 2 September 2019. “Selain kegiatan KKL antar bangsa, pada Bulan Desember tahun ini salah satu staf akademik kami yakni Dr. Mohd. Madisa Bin Hashim akan menjadi dosen tamu selama 4 bulan di Jurusan Geografi UNNES sekaligus beliau akan memulai kegiatan penelitian kolaboratif bersama di bidang hidrologi.” Lanjut Dr. Nasir Bin Nayan.

Kerjasama ini merupakan salah satu bentuk upaya FIS UNNES dalam mendukung visi universitas menuju kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional.