024-8508006

April 29, 2019
KOLABORASI LINTAS ANGKATAN MAHASISWA SOSIOLOGI DAN ANTROPOLOGI UNNES, SABET JUARA II LKTI NASIONAL DI UNJ

 

Berawal dari keprihatinan tentang maraknya kasus intoleransi dalam dunia pendidikan di Indonesia, mahasiswa lintas angkatan dari Jurusan Sosiologi dan Antropologi, Eka Yuniati (2016) , Nur Suci Indiyani (2017), dan Naila Rahmaniyatul Wulida (2018),  merancang sebuah karya ilmiyah dengan judul “Gerakan Guru Belajar (GEGUJAR): Strategi Pendidikan Toleransi bagi Guru dalam Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0”. Rancangan karya ilmiah tersebut dioreintasikan untuk menciptakan kompetensi guru Indonesia yang memiliki kualitas dan profesionalisme yang baik, khususnya dalam membentuk karakter toleransi pada peserta didik. Karya ilmiyah ini berhasil mengantarkan mereka menjadi Juara II pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Mahasiswa Inovasi Pendidikan Indonesia (LKTIM IDEA) #2 Tahun 2019 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

 

LKTINM Inovasi Pendidikan Indonesia (IDEA) #2 UNJ 2019 merupakan salah satu kegiatan yang diadakan oleh Kelompok Peneliti Muda (KPM) UNJ untuk menampung ide inspirasi dari setiap mahasiswa Indonesia dalam memperbaiki pendidikan Indonesia yang semakin buruk. Lomba IDEA ini bertujuan untuk menggali potensi dan ide-ide bidang pendidikan, menampung inspirasi mahasiswa dalam menganggapi pendidikan Indonesia saat ini, sebagai wadah para pendidik untuk mencari inspirasi dalam pembelajaran. Tema besar dari lomba ini adalah Inovasi Pendidikan Berdaya Saing dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Dalam lomba ini juga dibagi menjadi 3 subtema, yaitu, media pembelajaran dalam mendukung virtual education, metode dan strategi pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi globa, dan kompetensi guru abad 21.

 

Lomba ini diadakan pada tanggal 25-27 April 2019 di Gedung Pascasarjana UNJ. Proses pendaftaran sudah dimulai sejak Februari 2019. Berdasarkan proses seleksi karya tulis ilmiah dari 78 tim (dari 37 Univeristas) di Indonesia, kemudian didapatkanlah sebanyak 15 tim dinyatakan sebagai finalis dan berhak mempresentasikan karyanya di UNJ. 15 tim tersebut antara lain 1 tim UNNES, 4 tim UNJ, 2 tim UGM, 1 tim UM, 1 tim UIN Sunan Gunung Jati, 1 tim UB, 1 tim Akademi Meteorologi dan Instrumentasi, 1 tim UPI, 2 tim UNY, dan 1 tim Universitas Jember.

 

Dengan perjuangan yang meletihkan, melalui serangkain proses dari seleksi berkas (karya tulis) dan presentasi di depan juri, perjuangan mereka akhirnya terbayarkan. Mereka mendapatkan perolehan Juara 2, dari kategori subtema Kompetensi Guru Abad 21. Satu pesan dari tim yang terdiri dari 3 angkatan yang berbeda ini, bahwa “jangan pernah menyerah pada satu kegagalan, namun asahlah terus hingga menjadi ratusan gema kemenangan”. Semoga kedepannya akan muncul banyak torehan prestasi lainnya dari mahasiswa jurusan Sosiologi dan Antropologi, FIS UNNES.