024-8508006

October 31, 2019

WAKIL GUBERNUR JAWA TENGAH JABAT KETUA DEWAN PENASIHAT FIS UNNES TAHUN 2019 – 2022

Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen (tengah) berfoto bersama Dekan dan Pimpinan FIS UNNES

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) secara resmi telah menetapkan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bapak H. Taj Yasin Maimoen sebagai Ketua Dewan Penasihat FIS UNNES Periode 2019 – 2022.

Penyerahan SK dilakukan oleh Dekan FIS UNNES, Dr Moh Solehatul Mustofa kepada H. Taj Yasin di ruang kerja Wagub, Rabu (30/10/2019) didampingi oleh Wakil Dekan FIS UNNES dan sejumlah pimpinan di FIS UNNES.

Dalam SK tersebut, jabatan lainnya yakni Sekretaris Dewan Penasihat dijabat oleh Dr Teguh Hadi Prayitno, MM MHum, MH dan dua anggota dewan penasihat adalah Direktur Pendidikan dan Agama Kementerian PPN/Bappenas Amich Al Humami dan Wakil Rektor Bidang Prencanaan dan Kerjasama UNNES, Prof Agus Nuryatin.

Taj Yasin mengatakan akan ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh kedua belah pihak. Dalam hal ini, Pemprov Jateng akan meminta dukungan UNNES untuk program pengentasan kemiskinan, meski sebelumnya juga sudah dilakukan.

“Menurunkan kemiskinan itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian. Tapi semua pihak mesti terlibat. Misalnya, nanti mahasiswa yang KKN bisa diarahkan ke desa yang masuk zona merah (kemiskinan). Karena mereka butuh bimbingan,” kata Taj Yasin.

Di sisi lain, pihak kampus akan melakukan hilirisasi hasil penerlitian dan riset. Melalui sinergi dengan Pemprov Jateng maka hasil riset akan bisa tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Jawa Tengah.

Dr Moh Solehatul Mustofa mengatakan, sinergi tersebut diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pendidikan di UNNES, khususnya di FIS. Lantaran hasil riset yang dilakukan tepat guna dan bermanfaat.

“Ini merupakan cara kami untuk mengembangkan FIS lebih berdaya guna. Kami memiliki banyak pakar dan program. Target-targetnya nanti bisa disinergikan dengan Pemprov Jateng,” kata Solehatul Mustofa.

Sejumlah hasil karya maupun riset yang dibuat oleh mahasiswa maupun akademisi FIS seperti sejarah yang berkaitan dengan persoalan sosial, kemasyarakatan dan karakter bangsa serta peta-peta tematik di Jateng.