024-8508006

February 11, 2020

SONGSONG “KAMPUS MERDEKA”, FIS UNNES ADAKAN LOKAKARYA FORMAT BARU RANCANGAN PERKULIAHAN

Dinamika tantangan pendidikan era global perlu mendapat respon segera. Respon tersebut sebagai bentuk jawaban pertanyaan apa yang seharusnya disiapkan untuk mewujudkan pendidikan yang lebih bermutu. Perguruan tinggi mengemban amanat sebagai transformator perubahan melalui jalur pendidikan.

Dalam rangka menyiapkan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas, FIS UNNES mengadakan “Workshop RPS Format Baru dan Dosen Merdeka Tahun 2020” (11/2). Kegiatan ini diikuti seluruh dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang.

Dekan FIS UNNES yang diwakili oleh Wakil Dekan Bid. Akademik dan Kerjasama Prof. Dr. Wasino, M.Hum. mengungkapkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki program/kebijakan baru yang bertajuk “Kampus Merdeka”. Menurutnya, FIS UNNES perlu melakukan berbagai penyesuaian agar program berjalan baik. “Mahasiswa dapat menempuh pembelajaran lintas disiplin keilmuan dalam program Kampus Merdeka ini”, tuturnya.

Hadir sebagai narasumber dalam acara ini Prof. Dr. Sutikno, S.T., M.T. yang memaparkan perihal “Merdeka Belajar”. Prof. Sutikno menyatakan secara esensial konsep tersebut telah diterapkan di UNNES melalui pembelajaran yang bersifat kolaboratif/kooperatif. “Program Kampus Merdeka sejalan dengan substansi pendidikan yang memiliki landasan teoretis”, tandasnya.

Narasumber lain dalam acara ini adalah Luthfi Fathan D., S.Psi., M.A. dari Badan Penjamin Mutu UNNES. Dalam paparannya, UNNES secara umum telah bernisiasi menyusun pedoman rancangan perkuliahan sesuai program “Kampus Merdeka”. “Sebagai wujud Merdeka Belajar, rancangan perkuliahan juga dapat dikembangkan masing-masing dosen sesuai kebutuhan dengan tetap berpegang pada ketentuan yang ada”, pungkasnya.