024-8508006

November 8, 2016
OSEAN 2016: Kepedulian Sejarah Wujud Nyata dari Karakter Peduli

[:id]osean

“Kepedulian terhadap sejarah merupakan wujud nyata dari nilai karakter konservasi yang menjadi ciri khas Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) yakni Karakter Peduli”. tutur Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) Drs Moh Solehatul Mustofa MA saat membuka acara  Olimpiade Sejarah Nasional (OSEAN) dan Esai Sejarah se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Sejarah FIS UNNES, Sabtu (5/11) di Kampus FIS UNNES. Kegiatan ini salah satu dari serangkaian acara Bulan Pahlawan tahun 2016. Bulan Pahlawan sendiri merupakan acara tahunan yang diadakan oleh HIMA  Sejarah FIS UNNESuntuk memperingati Hari Sumpah Pemuda  pada tanggal 28 Oktober dan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November.

Dekan yang akrab disapa Pak Mus juga menyampaikan bahwa  menjadi juara adalah penting tetapi yang paling penting adalah semangat, sportifitas dalam lomba dan terpenting kepedulian terhadap sejarah dari bangsa kita sendiri”.

Peserta OSEAN dan Esai Sejarah tahun 2016 kali ini cukup banyak dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Total sebanyak 452 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dengan rincian 351 peserta mengikuti Olimpiade Sejarah dan 101 peserta mengikuti Esai Sejarah. Dari ajang OSEAN, SMA N 7 Purworejo berhasil mengirimkan dua wakilnya di tiga besar. Juara pertama diraih oleh Bambang Tri Waskito dari  SMA N 7 Purworejo, juara 2  Danu Purnama Aji (SMA N 1 Randublatung), dan juara 3 Radita Ari Purwaning (SMA N 7 Purworejo) yang telah berhasil menyisihkan ratusan peserta lainnya. Sedangkan dari lomba Esai Sejarah, Juara I diraih oleh Septi Chairini Utami dari SMA N 1 Bawang, Banjarnegara, Juara II diraih Amba Puspa Sari (SMA N 3 Demak) dan Juara III Ayu Sabrina (SMA N 1 Ambarawa).

Apresiasi para peserta dan guru sangat baik. Antusiasme mereka terlihat jelas sejak awal acara, kerjasama berbagai pihak telah mampu mensukseskan Olimpiade Sejarah Nasional (OSEAN) dan Esai Sejarah tahun 2016 ini. “Saya bangga atas animo peserta baik siswa maupun guru pendamping OSEAN dan Esai Sejarah kali ini, tanpa mereka acara OSEAN dan Esai Sejarah tidak akan berjalan lancar. Dengan jumlah peserta yang spektakuler ini saya merasa bahagia. Semoga OSEAN selanjutnya akan lebih baik dari OSEAN kali ini”, tutur Ainun Munawar selaku ketua panitia.[:]